berita

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Surakarta 2026-2031, Perkuat Tradisi Pers di Kota Kelahiran PWI

Senin, 14 September 2026 | 06:35 WIB
Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Surakarta 2026-2031, Perkuat Tradisi Pers di Kota Kelahiran PWI

SOLO, MAHATVA.ID – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir melantik Pengurus PWI Surakarta periode 2026-2031 di Hotel Sunan, Solo, Sabtu (12/9/2026) malam.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi kewartawanan di Kota Surakarta. Selain menandai dimulainya kepengurusan baru, kegiatan ini juga mengingatkan kembali posisi historis Solo dalam perjalanan lahirnya PWI.

PWI diketahui lahir di Surakarta pada 9 Februari 1946. Saat itu, para wartawan pejuang turut mengambil bagian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Karena itu, keberadaan PWI di Surakarta tidak hanya berkaitan dengan organisasi profesi wartawan, tetapi juga memiliki jejak sejarah yang erat dengan perjalanan pers dan perjuangan bangsa Indonesia.

Dalam pelantikan tersebut, Sri Hartanto resmi dipercaya memimpin PWI Surakarta untuk masa bakti 2026-2031.

Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan tradisi pers yang profesional sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah menjadi bagian penting dari sejarah PWI.

Momentum tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi jajaran pengurus baru untuk memperkuat organisasi di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis.

Perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga independensi, serta menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut menghadiri pelantikan Pengurus PWI Surakarta periode 2026-2031.

Di antaranya Wali Kota Solo Respati Ardi, Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo, Kapolresta Kota Madiun Kombes Pol Catur Cahyono, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, serta mantan Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo.

Hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh yang selama ini menjadi mitra kerja PWI Surakarta.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya peran organisasi pers dalam membangun komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Pelantikan pengurus baru menjadi kesempatan bagi PWI Surakarta untuk memperkuat peran organisasi dalam membangun kehidupan pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.

Di kota tempat PWI dilahirkan, kepengurusan periode 2026-2031 diharapkan tidak hanya mampu menjawab tantangan perkembangan media dan teknologi, tetapi juga tetap menjaga marwah profesi wartawan.

Halaman:

Terkini