Penguatan pasar dalam negeri dinilai penting untuk memperluas serapan produk petani sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap buah impor.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara pemerintah, petani, penyuluh, pelaku usaha, Paguyuban Pasar Petani Garuda, Forum Komunikasi P4S, serta berbagai pihak terkait.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem agribisnis yang lebih kuat, mulai dari budidaya, pembibitan, peningkatan kualitas, pemasaran hingga pengembangan produk olahan.
Dengan kerja sama, semangat gotong royong, serta keberpihakan nyata kepada petani, Kabupaten Bogor optimistis dapat semakin memperkuat kemandirian pangan sekaligus mengembangkan diri sebagai daerah penghasil komoditas hortikultura yang berdaya saing.
“Sekaligus menjadi penghasil komoditas hortikultura yang berdaya saing tinggi,” pungkas Bambang.