Sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang hadir antara lain Bang Ocid Ubur-Ubur, Daus Mini, KH Asep Robi Daud, KH Affandi Ridwan, Ustadz Muhammad Ardliansyah, Fajar Orsun, dan Yadar Karsum, serta para asatidz lainnya.
Kehadiran unsur pemerintahan, wakil rakyat, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan di Desa Limusnunggal.
Dengan semangat “Hadir dan Syiar”, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Limusnunggal diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tahunan, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.