berita

Maulid Nabi 1448 H di Limusnunggal, Warga Diajak Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah

Minggu, 13 September 2026 | 10:41 WIB
Maulid Nabi 1448 H di Limusnunggal, Warga Diajak Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Desa Limusnunggal untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi diisi dengan pembacaan Maulid oleh Gus Aldi serta tausiah yang disampaikan Ustadz Aedy Ghifran. Kegiatan juga dihadiri sejumlah ustadz dan tokoh agama lainnya.

Sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Junaidi Samsudin, Camat Cileungsi Adi Henryana, serta Kepala Desa Limusnunggal H. Galih Rakasiwi bersama jajaran Pemerintah Desa Limusnunggal.

Hadir pula Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil, Ketua MUI, ibu-ibu Majelis Taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Limusnunggal.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Aedy Ghifran mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga akhlak, mempererat persaudaraan, menghormati sesama, serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kita menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga akhlak, mempererat silaturahmi, menghormati sesama, serta meningkatkan kepedulian kepada masyarakat,” tutur Ustadz Aedy Ghifran.

Ia juga mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perilaku dan akhlak yang baik.

“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka mari kita buktikan dengan mengikuti ajarannya. Jaga lisan, jaga persaudaraan dan jangan mudah saling menyalahkan. Desa akan menjadi kuat ketika masyarakatnya menjaga kebersamaan dan akhlak,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Limusnunggal H. Galih Rakasiwi mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“ Kami berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi masyarakat sekaligus meningkatkan keimanan dan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW. Semoga kegiatan seperti ini terus mempererat kebersamaan warga Desa Limusnunggal,” ujar H. Galih Rakasiwi.

Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan kegiatan. Selain pembacaan Maulid dan tausiah, panitia juga menyiapkan souvenir bagi 200 jamaah pertama.

Menariknya, panitia turut menyediakan doorprize berupa paket umrah bagi warga yang memiliki KTP Limusnunggal.

Halaman:

Terkini