berita

Prabowo di HUT ke-25 Demokrat: Empat Kali Minta Mandat Rakyat, Akhirnya Jadi Presiden

Kamis, 10 September 2026 | 10:34 WIB
Prabowo di HUT ke-25 Demokrat: Empat Kali Minta Mandat Rakyat, Akhirnya Jadi Presiden

JAKARTA, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto menceritakan perjalanan politiknya kepada kader Partai Demokrat dalam peringatan HUT ke-25 Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya harus empat kali berjuang mendapatkan mandat rakyat sebelum akhirnya terpilih menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia melalui Pilpres 2024.

“Demikian juga saya. Kalau nyontek yang baik boleh. Saya juga bikin partai, maju ke rakyat minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, perjalanan tersebut tidak terlepas dari inspirasinya terhadap langkah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Prabowo menyebut SBY memberikan contoh bagaimana seseorang yang ingin terus mengabdi melalui politik dapat menempuh jalur demokrasi setelah pensiun dari TNI.

“Kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik, kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi. Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat mendapat mandat,” ujar Prabowo.

Perjalanan Prabowo menuju kursi kepresidenan tidak berlangsung singkat.

Prabowo sebelumnya mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Golkar menjelang Pilpres 2004. Namun, langkah tersebut tidak berlanjut ke tahap berikutnya.

Lima tahun kemudian, Prabowo maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009. Pasangan tersebut belum berhasil memenangkan pemilihan.

Pada Pilpres 2014, Prabowo kembali maju sebagai calon presiden dengan Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden. Namun, pasangan tersebut kembali kalah dalam kontestasi.

Prabowo kemudian kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2019 dengan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden. Pasangan Prabowo-Sandiaga juga belum berhasil mengalahkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Barulah pada Pilpres 2024, Prabowo bersama Gibran Rakabuming Raka berhasil memenangkan pemilihan dan kemudian dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung perjalanan Partai Demokrat yang menurutnya memiliki pengalaman berada di berbagai posisi politik.

Demokrat, kata Prabowo, pernah merasakan kemenangan, menjadi bagian dari pemerintahan, berada di luar pemerintahan, hingga menjadi oposisi.

Halaman:

Terkini