berita

Hari Kedua, Polisi dan Basarnas Perluas Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 10:20 WIB
Hari Kedua, Polisi dan Basarnas Perluas Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda

PANDEGLANG, MAHATVA.ID — Kepolisian bersama Basarnas dan unsur SAR gabungan memperkuat operasi pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda.

Delapan orang tersebut terdiri dari lima wartawan dan tiga kru kapal. Rombongan sebelumnya berangkat menggunakan speedboat untuk mengambil dokumentasi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (9/9/2026), personel kepolisian dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung diterjunkan dalam operasi SAR gabungan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun mengatakan, kepolisian bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel serta efektivitas penyisiran wilayah perairan.

“Polri bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian. Personel dan sarana yang ada kami siagakan untuk mendukung operasi SAR ini,” ujar Yuni, Rabu (9/9/2026).

Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol Erick Sartani Marbun menambahkan, pihaknya telah mengerahkan personel dan kapal patroli untuk memperluas penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur pelayaran speedboat tersebut.

“Kami terus memperluas area pencarian dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta titik terakhir komunikasi. Seluruh personel di lapangan kami minta tetap mengutamakan keselamatan dan melaporkan setiap perkembangan secara berkala,” kata Erick.

Berdasarkan informasi awal, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Sejak saat itu, keberadaan mereka belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan pencarian berdasarkan titik komunikasi dan lokasi terakhir yang diketahui.

Lima wartawan yang telah teridentifikasi yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Selain kelima wartawan tersebut, terdapat tiga kru kapal yang juga berada dalam speedboat.

Yuni mengatakan, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur yang terlibat agar wilayah pencarian dapat disisir secara maksimal.

“Koordinasi dan sinergi terus dilakukan. Fokus kami saat ini adalah menemukan dan memberikan pertolongan kepada seluruh korban yang masih dalam pencarian,” katanya.

Halaman:

Terkini