berita

Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor Tak Terhenti, Latihan Atlet Disabilitas Dialihkan ke Indoor

Senin, 7 September 2026 | 11:15 WIB
Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor Tak Terhenti, Latihan Atlet Disabilitas Dialihkan ke Indoor

BOGOR, MAHATVA.ID – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor memastikan agenda Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab) menuju Peparda VII Jawa Barat 2026 tetap berjalan 100 persen meski wilayah Bogor terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebagai langkah antisipasi, NPCI Kabupaten Bogor segera melakukan penyesuaian terhadap metode latihan. Seluruh aktivitas latihan untuk sementara dialihkan ke dalam ruangan atau indoor hingga kondisi alam dinilai kembali aman untuk kegiatan luar ruangan.

Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M. Misbach, menegaskan keselamatan atlet menjadi prioritas utama. Namun, proses pembinaan prestasi juga tidak boleh terhenti.

“Bahwa kegiatan pelatcab tetap berlangsung di tengah imbauan adanya dampak abu vulkanik Gunung Krakatau. Penyesuaian program juga disesuaikan agar pelatcab semua dilakukan secara indoor sambil menunggu situasi alam yang lebih baik,” tegas M. Misbach, Senin (7/9/2026).

Menindaklanjuti arahan tersebut dan hasil koordinasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), jajaran tim pelatih langsung melakukan penyesuaian terhadap program latihan atlet.

Ketua Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor, Iji Hataji, menjelaskan atlet yang tersebar di sejumlah lokasi, termasuk Pakansari, Pising Pulei, dan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD), kini difokuskan menjalani latihan di dalam ruangan.

“Karena arahan untuk sementara ini kita mengadakan latihan yang indoor dulu menyesuaikan dengan kondisi alam, kami menyarankan dan merubah beberapa metode kepada pelatih. Program yang awalnya fisik di lapangan terbuka, diubah menjadi penguatan teknik dan taktik di dalam ruangan,” ujar Iji Hataji yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris NPCI Kabupaten Bogor saat ditemui di SOD.

Penyesuaian tersebut dilakukan agar program Pelatcab tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan atlet.

Perubahan metode latihan sedikit memengaruhi ritme atlet yang selama ini terbiasa menjalani latihan di lintasan atau area terbuka, khususnya cabang olahraga atletik.

Meski demikian, manajemen Pelatcab optimistis kondisi tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap performa atlet. Program latihan akan terus disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Sementara itu, latihan outdoor akan kembali dilakukan setelah kondisi cuaca dan lingkungan memungkinkan serta mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

Dengan pola latihan yang fleksibel, NPCI Kabupaten Bogor berupaya memastikan atlet tetap mendapatkan porsi latihan yang diperlukan dalam menghadapi Peparda VII Jawa Barat 2026.

Di tengah proses adaptasi akibat kondisi alam, NPCI Kabupaten Bogor tetap mempertahankan fokus pada target prestasi.

Manajemen Pelatcab telah melakukan pemetaan potensi melalui Tiga Skema Potensi Medali sebagai bagian dari strategi menghadapi Peparda VII Jawa Barat 2026.

Halaman:

Terkini