berita

Hadiri EEF 2026 sebagai Tamu Kehormatan, Prabowo Dorong Jembatan Ekonomi Indonesia-Rusia

Sabtu, 5 September 2026 | 08:45 WIB
Hadiri EEF 2026 sebagai Tamu Kehormatan, Prabowo Dorong Jembatan Ekonomi Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo menilai Indonesia dan Rusia memiliki sejumlah kesamaan, termasuk sebagai negara dengan bentang wilayah yang luas. Ia juga menyinggung tantangan negara besar yang harus memastikan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang jauh dari pusat pemerintahan, tetap terhubung dengan pembangunan nasional.

Meski secara geografis Vladivostok dan Indonesia dipisahkan oleh jarak yang jauh, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Menurutnya, Samudra Pasifik tidak boleh dipandang sebagai pemisah antara Indonesia dan Rusia.

“Samudra Pasifik tidak memisahkan kita. Samudra Pasifik menghubungkan kita. Ia bukanlah tembok di antara kita. Ia harus menjadi jalan raya antara dua perekonomian kita,” tegas Presiden Prabowo.

Pesan tersebut menjadi salah satu penegasan utama Presiden Prabowo dalam EEF ke-11. Indonesia memandang kawasan Pasifik bukan sebagai batas geografis, melainkan sebagai ruang strategis untuk membangun konektivitas dan membuka peluang ekonomi baru.

Melalui kemitraan yang semakin erat dengan Rusia dan kawasan Eurasia, Indonesia ingin menjadikan kedekatan di kawasan Pasifik sebagai kekuatan untuk memperluas perdagangan, investasi dan berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum 2026 sekaligus menegaskan posisi Indonesia dalam mendorong kerja sama ekonomi yang lebih luas di kawasan Asia-Pasifik dan Eurasia.

Halaman:

Terkini