berita

Dari Caringin ke Jepang, Produk Cephalopoda Beku Kabupaten Bogor Perkuat Pasar Ekspor

Sabtu, 5 September 2026 | 08:37 WIB
Dari Caringin ke Jepang, Produk Cephalopoda Beku Kabupaten Bogor Perkuat Pasar Ekspor

BOGOR, MAHATVA.ID – Produk olahan perikanan asal Kabupaten Bogor mulai menembus pasar internasional. Salah satunya produk cephalopoda beku berupa cumi dan sotong yang diproduksi perusahaan pengolahan di Kecamatan Caringin dan seluruh produksinya diekspor ke Jepang.

Peluang pasar internasional tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak). Berbagai upaya terus dilakukan untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha perikanan agar produk lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing di pasar ekspor.

Penguatan mutu dan keamanan pangan menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan produk perikanan yang dihasilkan pelaku usaha di Kabupaten Bogor mampu memenuhi standar yang ditetapkan pasar internasional.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelatihan Good Manufacturing Practice (GMP), Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) kepada pelaku usaha di PT Darma Mulia Makmur, Kecamatan Caringin, Senin (1/9/2026).

Pelatihan diberikan oleh Petugas Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Diskanak Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk.

Materi pelatihan mencakup penerapan praktik produksi yang baik, standar sanitasi hingga pengendalian potensi bahaya pada seluruh proses pengolahan pangan.

Penerapan GMP, SSOP dan HACCP dinilai menjadi aspek penting dalam industri pengolahan hasil perikanan, terutama bagi pelaku usaha yang berorientasi pada pasar ekspor.

Standar tersebut berperan dalam menjaga konsistensi kualitas produk, kebersihan proses produksi serta keamanan pangan yang dihasilkan.

PT Darma Mulia Makmur diketahui berdiri sejak 2022 dan bergerak di bidang pengolahan cephalopoda beku, khususnya cumi dan sotong.

Produk yang dihasilkan dipasarkan ke Jepang untuk memenuhi kebutuhan industri kuliner, termasuk sebagai bahan baku olahan sashimi.

Permintaan pasar Jepang terhadap produk tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Bogor.

Namun, peluang ekspor tersebut juga menjadi tantangan bagi pelaku usaha untuk terus menjaga konsistensi kualitas dan memastikan seluruh proses produksi memenuhi standar higiene, sanitasi serta keamanan pangan.

Melalui pelatihan GMP, SSOP dan HACCP, pelaku usaha diharapkan semakin mampu menerapkan sistem pengendalian mutu yang baik serta mempertahankan akses produk ke pasar internasional.

Keberhasilan produk perikanan dari Kecamatan Caringin menembus pasar Jepang menjadi salah satu gambaran besarnya potensi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Bogor.

Halaman:

Terkini