“Banyak hal baik yang terjadi di tengah masyarakat. Ada pembangunan, pemberdayaan, pelayanan publik dan berbagai kegiatan sosial. Karang Taruna harus ikut mengambil peran untuk menyampaikan informasi tersebut secara positif, objektif dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Di tengah maraknya penyebaran informasi palsu dan narasi provokatif di media sosial, Bambang mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai benteng literasi digital.
Karang Taruna harus mampu menjadi penyaring informasi dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Sebaliknya, pemuda diharapkan mampu menghadirkan narasi berbasis fakta dan menciptakan suasana yang sejuk serta produktif di ruang digital.
“Pemuda harus menjadi filter informasi. Jangan mudah menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya. Cek dan pastikan terlebih dahulu. Jadilah pengguna media sosial yang cerdas dan ikut menjaga ruang digital tetap sehat,” tegas Bambang.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan pengurus Karang Taruna dalam mengelola media dan kehumasan.
Kemampuan tersebut dinilai penting untuk memperkuat komunikasi organisasi sekaligus memperluas dampak berbagai kegiatan positif yang dilakukan Karang Taruna di tengah masyarakat.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, saya berharap teman-teman Karang Taruna semakin terampil menulis berita, mengelola media digital, membangun hubungan dengan media, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” tuturnya.
Bambang juga mengajak seluruh pemuda Kabupaten Bogor untuk terus berinovasi dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.
“Pemuda Kabupaten Bogor harus menjadi pemuda yang cerdas, adaptif dan komunikatif. Jadilah pelopor, bukan hanya dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat, tetapi juga sebagai pelopor literasi digital dan penyebaran informasi positif,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap peningkatan kapasitas pemuda, khususnya dalam bidang media dan kehumasan.
Pelatihan Media dan Kehumasan Karang Taruna Kabupaten Bogor diikuti oleh para pengurus Karang Taruna dengan menghadirkan sejumlah narasumber.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai jurnalistik, pengelolaan media, kehumasan, hubungan dengan media, serta pemanfaatan media digital.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir pengurus Karang Taruna yang semakin profesional dalam mengelola komunikasi organisasi dan mampu menjadi pelopor informasi positif di tengah masyarakat.
Selain itu, Karang Taruna diharapkan dapat terus memperkuat perannya sebagai pelopor literasi digital sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan di wilayah masing-masing.