berita

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cermati Resistance 6.635

Rabu, 2 September 2026 | 07:57 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cermati Resistance 6.635

JAKARTA, MAHATVA.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (2/9/2026), meski pergerakannya diperkirakan masih terbatas. Investor akan mencermati kemampuan IHSG bertahan di atas level psikologis 6.600 serta menguji sejumlah level resistance.

Pada perdagangan Selasa (1/9/2026), IHSG ditutup menguat 1,14 persen atau 74,46 poin ke level 6.599,94. Penguatan tersebut membawa indeks semakin dekat dengan level psikologis 6.600.

Sejumlah sektor menjadi penopang utama pergerakan IHSG, di antaranya sektor perindustrian, energi, properti, dan transportasi.

Untuk perdagangan Rabu, IHSG diperkirakan berpeluang menguat terbatas atau bergerak konsolidatif di sekitar level psikologis tersebut.

Analis menilai level 6.635 menjadi resistance penting yang perlu diperhatikan. Apabila IHSG mampu menembus sekaligus bertahan di atas level tersebut, indeks berpotensi melanjutkan penguatan untuk menutup gap pada area 6.700–6.705.

Sementara itu, area support IHSG berada di kisaran 6.535–6.552. Adapun support sekunder berada di level 6.453.

Untuk resistance, IHSG diperkirakan menghadapi area 6.635–6.695, dengan resistance sekunder di level 6.780.

Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati sejumlah indikator ekonomi yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG.

Inflasi Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,19 persen secara tahunan (year on year/YoY). Di sisi lain, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur berada di level 49,8.

Kondisi tersebut menjadi perhatian investor karena mencerminkan dinamika aktivitas ekonomi dan manufaktur domestik.

Meski demikian, sentimen positif masih berasal dari surplus neraca perdagangan serta konsistensi realisasi anggaran pemerintah.

Dari eksternal, volatilitas harga komoditas global masih menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Pergerakan nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp17.700 per dolar AS juga menjadi perhatian pelaku pasar.

Sejumlah saham menjadi perhatian analis untuk perdagangan hari ini.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) direkomendasikan dengan strategi buy on weakness. Saham EMAS memiliki area support di Rp8.545 dan resistance di Rp9.605.

Halaman:

Terkini