berita

Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 293 Dirawat di RS

Rabu, 2 September 2026 | 07:36 WIB
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 293 Dirawat di RS

SIDOARJO, MAHATVA.ID – Sebanyak 293 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ratusan santri yang mengalami gejala keracunan kini mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyebut para santri dirawat di delapan rumah sakit.

“Ada 293 santri dirawat di delapan rumah sakit,” kata Lakhsmie.

Insiden tersebut diperkirakan terjadi pada Senin, 1 September 2026. Para santri sebelumnya menyantap makanan, kemudian mulai mengalami sejumlah gejala pada sore hari.

Usai melaksanakan salat zuhur, para santri mulai merasakan keluhan menjelang waktu salat asar. Kondisi sejumlah santri kemudian memburuk sehingga banyak yang harus dilarikan ke rumah sakit pada waktu magrib.

Sejumlah ambulans dilaporkan keluar-masuk kawasan Pondok Pesantren Manbaul Hikam untuk membawa para santri yang mengalami gejala dugaan keracunan.

Para korban mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Subandi, merespons kejadian tersebut dengan menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.

Pemeriksaan akan dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah terkait, termasuk instansi yang menangani perizinan dan Dinas Kesehatan.

“Besok insyaallah akan kita cek ke sana dengan semuanya dinas pengampu, termasuk perizinan, termasuk Dinkes dan lain-lain akan kita cek persoalan apa di sana,” ujar Subandi.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga akan mengevaluasi aspek perizinan serta pelaksanaan operasional SPPG Kalitengah.

Bupati Subandi menegaskan pemerintah daerah akan mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam perizinan maupun ketentuan yang berlaku, pemerintah membuka kemungkinan penutupan operasional.

Hingga kini, penyebab pasti ratusan santri mengalami dugaan keracunan masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman oleh pihak terkait.

Peristiwa dugaan keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo ini mendapat perhatian luas karena jumlah santri yang membutuhkan perawatan mencapai ratusan orang. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan penanganan terhadap para korban sekaligus menelusuri sumber penyebab kejadian tersebut.

Terkini