berita

Dukungan Pemkab Bogor Bawa SDN Cikoneng Cisarua Tembus Program Pendidikan Asia Tenggara

Selasa, 1 September 2026 | 18:09 WIB
Dukungan Pemkab Bogor Bawa SDN Cikoneng Cisarua Tembus Program Pendidikan Asia Tenggara

Capaian tersebut menjadi salah satu langkah penting bagi SDN Cikoneng untuk terus berkembang, meskipun berada di kawasan perkebunan dan pernah menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan.

Tidak hanya mengikuti program pendidikan di tingkat daerah dan nasional, SDN Cikoneng juga mendapat kesempatan mengikuti kegiatan SEAMEO SEPS tingkat Asia Tenggara.

Sekolah tersebut menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang mengikuti kegiatan hingga Agustus 2026.

Menurut Didi, capaian tersebut membuktikan bahwa keterbatasan kondisi geografis dan fasilitas bukanlah hambatan mutlak bagi sekolah untuk berkembang.

“Saya berusaha untuk mengajak teman-teman guru bagaimana menggali seluruh potensi, baik potensi pribadi maupun potensi yang ada di lingkungan masyarakat untuk menjadi sebuah kekuatan besar bagi kemajuan sekolah,” tuturnya.

Ia terus mendorong seluruh guru dan unsur sekolah untuk melihat berbagai potensi yang ada sebagai kekuatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain fokus pada pengembangan sekolah, Didi juga mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Ia aktif menulis dan menghasilkan sejumlah karya sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Menurutnya, sekolah yang berada di wilayah terpencil tetap memiliki peluang besar untuk berkembang apabila seluruh potensi yang dimiliki dapat dikelola dengan baik.

“Saya hanya ingin menunjukkan bahwa di sekolah-sekolah yang dikatakan kecil pun kita bisa untuk berkembang lebih baik,” katanya.

Didi berharap SDN Cikoneng ke depan dapat menjadi salah satu sekolah yang memberikan inspirasi bagi sekolah lain di Kecamatan Cisarua dan Kabupaten Bogor.

Menurutnya, predikat sekolah unggulan tidak selalu harus diukur dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam mengembangkan potensi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Unggulan bukan berarti harus serba unggul apapun, tetapi barangkali bisa menjadi sebuah contoh bagi teman-teman pengelola sekolah lainnya apa yang bisa dikembangkan di sekolah Ibu dan Bapak itu sendiri,” pungkasnya.

Perjalanan SDN Cikoneng menjadi gambaran bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, masyarakat, orang tua, dan seluruh pihak terkait.

Dengan dukungan sarana dan prasarana dari Pemkab Bogor serta semangat untuk terus berinovasi, sekolah yang berada di tengah kawasan perkebunan teh di Kecamatan Cisarua tersebut kini mampu memperluas kiprahnya hingga ke tingkat Asia Tenggara.

Halaman:

Terkini