berita

Pratu Samuel Ebet Wuarlela Meninggal, Keluarga Minta TNI Usut Dugaan Penagihan dan Kronologi Kematian

Selasa, 1 September 2026 | 11:53 WIB
Pratu Samuel Ebet Wuarlela Meninggal, Keluarga Minta TNI Usut Dugaan Penagihan dan Kronologi Kematian

Saumlaki,MAHATVA.ID -Kematian Pratu Samuel Ebet Wuarlela/Sangadji menyisakan sejumlah pertanyaan bagi keluarga. Mereka meminta TNI melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum hingga setelah almarhum ditemukan dalam kondisi kritis dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga menilai sejumlah informasi yang beredar perlu diverifikasi secara objektif, terutama mengenai komunikasi terakhir almarhum, dugaan persoalan pribadi dan keuangan, serta perbedaan informasi mengenai penyebab kematian.

Salah satu hal yang menjadi perhatian keluarga adalah dugaan komunikasi antara almarhum dengan seseorang yang disebut sebagai seniornya pada 23 Agustus 2026.

Keluarga menyebut komunikasi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pribadi dan keuangan. Namun, keluarga menegaskan informasi itu belum dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian.

“Kalau memang ada komunikasi atau penagihan, kami tidak ingin langsung menuduh. Kami hanya meminta semuanya diperiksa dan dijelaskan secara terang,” ujar perwakilan keluarga,Selasa (1/8/2026)

Dugaan Komunikasi dan Persoalan Keuangan

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, sebelum kabar kematian almarhum, diduga terdapat komunikasi dengan seorang senior terkait persoalan pribadi atau keuangan.

Karena itu, keluarga meminta pihak berwenang menelusuri secara objektif siapa yang berkomunikasi dengan almarhum, kapan komunikasi berlangsung, serta apa konteks pembicaraan tersebut.

Keluarga juga meminta agar komunikasi lain menjelang almarhum ditemukan dalam kondisi kritis atau meninggal dunia turut diperiksa.

Menurut mereka, pemeriksaan dapat dilakukan melalui telepon seluler almarhum, riwayat panggilan, pesan, serta keterangan orang-orang yang berada di sekitar almarhum pada waktu tersebut.

Kronologi Menjelang Kematian Perlu Dijelaskan

Pertanyaan keluarga semakin mengemuka karena terdapat rentang waktu antara dugaan komunikasi pada 23 Agustus 2026 dengan kabar meninggalnya Pratu Samuel.

Keluarga ingin mengetahui secara jelas siapa orang terakhir yang berkomunikasi dengan almarhum, siapa yang pertama mengetahui kondisi almarhum, serta langkah apa yang dilakukan setelah almarhum ditemukan.

Bagi keluarga, rangkaian tersebut penting untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi.

Halaman:

Terkini