berita

Kabupaten Siak Terpilih Jadi Lokasi Gerakan Penanaman Serentak 70.000 Hektare Kementan

Selasa, 1 September 2026 | 06:58 WIB
Kabupaten Siak Terpilih Jadi Lokasi Gerakan Penanaman Serentak 70.000 Hektare Kementan

SIAK, MAHATVA.ID – Kabupaten Siak mendapat program nasional Gerakan Penanaman Serentak 70.000 hektare dari Kementerian Pertanian (Kementan). Kegiatan tersebut dilaksanakan di sawah Kelompok Tani Pelita Mulya, Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Senin (31/8/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) pada lahan Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) guna memperkuat produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengatakan Kabupaten Siak menjadi satu-satunya daerah yang mendapat pelaksanaan program tersebut. Kegiatan penanaman di Kampung Tuah Indrapura dilaksanakan pada lahan seluas dua hektare.

“Pertama kita patut bersyukur karena Kabupaten Siak merupakan satu-satunya mendapatkan program ini dan itu ada di Tuah Indrapura ini yang luasnya dua hektare,” ujar Syamsurizal.

Kecamatan Bungaraya menjadi salah satu kawasan pertanian penting di Kabupaten Siak. Wilayah tersebut memiliki luas sawah sekitar 6.000 hektare atau mencakup kurang lebih 54 persen dari total lahan padi di Kabupaten Siak.

Selain memiliki luas lahan yang besar, sektor pertanian di Bungaraya juga didukung oleh Indeks Pertanaman yang mencapai angka 300. Kondisi tersebut menunjukkan potensi peningkatan frekuensi panen dan produksi padi di wilayah tersebut.

“Walaupun luas sawah tidak besar, tetapi IP di Bungaraya ini besar ada di angka 300 yang berarti meningkatnya panen yang ada di Bungaraya ini. Mudah-mudahan program ini dapat mendukung perkembangan sawah sekaligus memperkuat peran Kecamatan Bungaraya sebagai pusat lumbung pangan utama di Kabupaten Siak,” kata dia.

Syamsurizal berharap program Gerakan Penanaman Serentak dapat memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian serta mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Siak.

Di tengah upaya meningkatkan produktivitas pertanian, sektor sawah di Kabupaten Siak saat ini menghadapi tantangan berupa persoalan kekeringan yang dikaitkan dengan dampak El Nino.

Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen terus mengupayakan penyelesaian persoalan pengairan untuk menjaga keberlanjutan produksi padi dan aktivitas pertanian masyarakat.

“Kami Pemerintah Kabupaten Siak akan terus berusaha menyelesaikan masalah perairan untuk sawah-sawah yang ada di Kabupaten Siak,” ujar Syamsurizal.

Sementara itu, perwakilan Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Riau, Fahroji, mengatakan Gerakan Penanaman Serentak 70.000 hektare merupakan program nasional yang dilaksanakan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.

Kampung Tuah Indrapura menjadi salah satu lokasi yang mendapatkan dukungan melalui program tersebut.

“Kita patut bersyukur dengan program ini yang mana nanti kita dibantu untuk mendapatkan benih padi dan pupuk bersubsidi. Tentunya kami berharap di sini kontribusi kita bersama, bagaimana program-program yang telah kita jalani terus dijaga dan dijalankan agar produksi padi di Bungaraya ini terus meningkat,” kata Fahroji.

Halaman:

Terkini