berita

472 Suara Antar Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Prabowo Bertolak ke Jombang Hadiri Penutupan Muktamar NU

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:47 WIB
472 Suara Antar Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Prabowo Bertolak ke Jombang Hadiri Penutupan Muktamar NU

JOMBANG, MAHATVA.ID – KH Abdul Hakim Mahfudz atau akrab disapa Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Gus Kikin meraih 472 suara.

Gus Kikin terpilih melalui mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) setelah sebelumnya mendapatkan restu tertulis dari Rais Aam terpilih. Ia juga memperoleh dukungan suara tertinggi dari muktamirin, mengungguli empat kandidat lainnya.

Terpilihnya Gus Kikin menjadi babak baru bagi kepemimpinan PBNU untuk periode 2026-2031. Dalam pencalonannya, Gus Kikin membawa sejumlah gagasan utama untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus meningkatkan peran NU dalam kehidupan masyarakat.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah penguatan kembali Qanun Asasi NU sebagai pedoman dasar organisasi.

Selain itu, Gus Kikin mendorong penguatan adab dan sanad keilmuan serta pengembangan potensi ekonomi warga NU sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan kebermanfaatan organisasi.

Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Timur pada Senin, 31 Agustus 2026.

Kunjungan Kepala Negara ke Jawa Timur tersebut dilakukan dalam rangka menghadiri Penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.

Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari bandara, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, untuk menghadiri rangkaian penutupan Muktamar NU.

Kehadiran Presiden dalam agenda tersebut sekaligus menunjukkan penghormatan pemerintah terhadap peran Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa.

Sebelumnya, Prabowo juga hadir dan membuka secara langsung Muktamar ke-35 NU pada Jumat, 27 Agustus 2026.

Dalam sambutannya saat pembukaan, Prabowo menyampaikan penghargaan terhadap kontribusi besar NU dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ucap Prabowo.

Gus Kikin Bawa Agenda Penguatan NU

Dengan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031, perhatian kini tertuju pada agenda kepemimpinan baru PBNU dalam lima tahun mendatang.

Halaman:

Terkini