BOGOR, MAHATVA.ID — Pemerintah Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Sabtu (29/8/2026). Bertempat di Aula Kantor Desa Gunung Sari, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Kepala Desa Gunung Sari Uwes Wijaya, BPD, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil, perangkat desa, Ketua TP-PKK beserta jajaran, Ketua MUI Desa Gunung Sari, Majelis Taklim, serta ratusan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum bagi Pemerintah Desa Gunung Sari untuk mengajak masyarakat menggali dan menerapkan keteladanan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Gunung Sari, Uwes Wijaya, mengatakan Maulid Nabi merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong.
“Maulid Nabi ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengambil keteladanan dari Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak beliau harus menjadi contoh bagi kita dalam membangun keluarga, bermasyarakat, dan menjalankan pemerintahan,” ujar Uwes Wijaya.
Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian. Kemajuan desa juga harus diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki akhlak, kepedulian sosial, serta semangat menjaga persatuan.
Uwes menegaskan, masyarakat yang unggul bukan hanya masyarakat yang memiliki kemampuan dan kemajuan secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta mampu memberikan manfaat bagi sesama.
“Kita ingin Desa Gunung Sari terus berkembang, bukan hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi sumber daya manusia dan kehidupan sosial keagamaan. Semangat meneladani Rasulullah SAW harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sehingga kemajuan desa dapat berjalan seimbang dengan nilai-nilai agama dan akhlak,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Uwes Wijaya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan antarwarga.
Menurutnya, persatuan dan kebersamaan merupakan modal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan di Desa Gunung Sari.
“Mari kita jadikan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian dan memperkuat persatuan. Kalau masyarakatnya kompak, saling menghormati dan saling membantu, insyaallah berbagai program pembangunan Desa Gunung Sari akan lebih mudah kita wujudkan bersama,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan tausiah keagamaan yang disampaikan Ustadz Lukman Apendi, Khodim Daarus Shuffah.
Ceramah tersebut mengangkat pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW serta mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Desa Gunung Sari.