berita

GAPKI dan PWI Dorong Jurnalisme Berbasis Data untuk Kawal Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:31 WIB
GAPKI dan PWI Dorong Jurnalisme Berbasis Data untuk Kawal Masa Depan Industri Sawit Indonesia

“Perhatian kita terhadap isu lingkungan dan masalah lainnya terkait sawit minimal harus seimbang dengan apresiasi, pembelaan, dan pengakuan kita bahwa sawit adalah saka guru atau pilar utama perekonomian nasional,” ujar Agus.

Ia menegaskan, profesionalisme jurnalistik tetap menjadi prinsip utama dalam pemberitaan mengenai sawit.

“Kebebasan pers, profesionalisme media, dan sikap kritis terhadap industri sawit jangan sampai hilang jika memang ada masalah. Tetapi, kita juga harus semakin sadar mengenai apa kepentingan nasional kita dalam diskursus tentang minyak nabati global,” pungkasnya.

Melalui Workshop Jurnalistik GAPKI dan PWI, kedua organisasi berharap pemahaman insan pers terhadap industri kelapa sawit semakin komprehensif.

Dengan pemahaman yang lebih baik, media diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang objektif, berbasis data, kritis, serta mampu memberikan informasi yang mencerdaskan masyarakat mengenai industri sawit Indonesia.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat ruang dialog antara industri, pemerintah, masyarakat, dan media dalam mendorong tata kelola kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Halaman:

Terkini