Menurutnya, menjaga kondisi Sungai Cileungsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepatuhan pelaku usaha serta partisipasi masyarakat.
“Harapan kami, Sungai Cileungsi dapat terus kita jaga. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh pelaku usaha dan masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan sungai tetap bersih dan kualitas airnya terjaga,” pungkasnya.
Hasil pemetaan dan identifikasi lapangan selanjutnya menjadi bagian dari data inventarisasi DLH Kabupaten Bogor untuk mendukung kegiatan pengawasan, evaluasi, pengendalian, serta penanganan terhadap potensi sumber pencemaran di sepanjang Sungai Cileungsi.
Melalui pemantauan secara langsung dan kolaborasi lintas instansi, Pemkab Bogor berharap upaya menjaga kualitas Sungai Cileungsi dapat dilakukan secara lebih terukur dan berkelanjutan.