berita

Lapas Terbuka Kendal dan APH Perkuat Sinergi, Panen Jagung Hibrida Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:39 WIB
Lapas Terbuka Kendal dan APH Perkuat Sinergi, Panen Jagung Hibrida Dukung Ketahanan Pangan

KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal terus memperkuat sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan kunjungan Kapolsek Patebon AKP Rozikin yang didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Wonosari ke Lapas Terbuka Kendal, Jumat (28/8/2026).

Kedatangan jajaran APH disambut langsung oleh Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, bersama jajaran. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai program pembinaan kemandirian warga binaan serta program ketahanan pangan yang dikembangkan di lingkungan Lapas Terbuka Kendal.

Salah satu kegiatan utama dalam kunjungan tersebut adalah panen jagung hibrida. Kapolsek Patebon AKP Rozikin bersama Kalapas Terbuka Kendal Nu’man Fauzi turut turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan panen bersama jajaran petugas dan warga binaan.

Kegiatan pertanian tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi Lapas Terbuka Kendal dalam mendukung program ketahanan pangan.

Melalui kegiatan pertanian, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Terbuka Kendal Nu’man Fauzi mengatakan, sinergitas dengan APH merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, terutama dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Sinergitas yang selama ini berjalan dengan baik antara Lapas Terbuka Kendal dengan APH menjadi modal penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Kegiatan panen bersama ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mendukung dan menyukseskan program ketahanan pangan,” ujar Nu’man Fauzi.

Menurutnya, program pembinaan kemandirian yang dikembangkan di Lapas Terbuka Kendal diarahkan agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang terus dikembangkan karena memiliki nilai produktif sekaligus dapat mendukung pemanfaatan lahan secara optimal.

Sementara itu, Kapolsek Patebon AKP Rozikin memberikan apresiasi terhadap berbagai program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian yang dikembangkan Lapas Terbuka Kendal.

Menurutnya, kegiatan panen jagung hibrida menunjukkan adanya kontribusi nyata Lapas Terbuka Kendal dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Kendal.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai program yang dikembangkan di Lapas Terbuka Kendal. Panen jagung hibrida yang dilaksanakan hari ini merupakan bukti nyata bahwa Lapas Terbuka Kendal turut berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kendal. Kami juga terkesan dengan berbagai program kemandirian dan ketahanan pangan yang terus dikembangkan di sini,” ungkap AKP Rozikin.

Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat.

Halaman:

Terkini