Dalam kesempatan tersebut, Ajat meminta DWP Kabupaten Bogor mulai mempersiapkan program kerja untuk tahun 2027.
Menurutnya, pemahaman terhadap tahapan perencanaan dan penganggaran menjadi penting agar program organisasi dapat disinkronkan dengan agenda pembangunan daerah.
“Mulai dari sekarang program untuk 2027 harus dipersiapkan. Kita harus memahami tahapan dan waktunya dalam proses perencanaan dan penganggaran, sehingga program yang disusun dapat disinkronkan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Bogor mengatakan Rapat Kerja DWP Tahun 2026 menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh anggota untuk menyusun strategi, program kerja, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjalankan organisasi.
“Rapat kerja hari ini sangat penting bagi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bogor sebagai ruang konsolidasi untuk menyusun strategi, program, dan menguatkan sinergi dalam menjalankan organisasi DWP di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya implementasi Sapta Program Prioritas DWP Tingkat Nasional, termasuk pembaruan sistem e-Reporting DWP Pusat.
Sistem tersebut menjadi bagian penting dalam mendokumentasikan sekaligus memantau berbagai aksi dan kegiatan nyata DWP di daerah secara transparan dan akuntabel.
“Melalui Rapat Kerja ini, saya berharap DWP Kabupaten Bogor semakin solid, semakin kompak, dan semakin mampu mendukung tercapainya target strategis pembangunan nasional di wilayah Kabupaten Bogor,” katanya.
Melalui Rapat Kerja DWP Kabupaten Bogor Tahun 2026, organisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat perannya dalam meningkatkan kapasitas anggota, membangun ketahanan keluarga, serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Bogor.