berita

Pemkab Bogor Siapkan Akses 8 Kilometer Menuju Sport Center Nasional di Rancabungur

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Pemkab Bogor Siapkan Akses 8 Kilometer Menuju Sport Center Nasional di Rancabungur

Ajat mengatakan, hingga kini Pemerintah Kabupaten Bogor belum mendapatkan informasi mengenai jadwal pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol tersebut.

Pembebasan lahan untuk proyek tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Pembebasan itu dari pusat semuanya. Belum ada informasi kapan pembebasannya. Tapi biasanya kalau sudah banyak proyek strategis nasional, mereka percepat sendiri,” katanya.

Selain akses dari arah Bogor, jalur mobilisasi awal untuk mendukung pembangunan sport center juga direncanakan dari arah BSD-Serpong melalui kawasan Agrinas.

Pemkab Bogor bahkan mengusulkan agar pembangunan jalan boulevard menuju kawasan tersebut dapat dibuka lebih awal melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

“Pak Bupati kemarin menyarankan itu. Hanya kalau di kementerian pasti mereka lapor dulu ke pimpinan. Itu belum ada jawaban ke kita,” kata Ajat.

Kawasan sport center nasional tersebut direncanakan menempati area sekitar 500 hektare.

Sementara itu, keseluruhan kawasan pengembangan bersama fasilitas Kementerian Pertahanan mencapai sekitar 750 hektare, yang berada di wilayah Rancabungur dan sebagian Rumpin.

Kawasan tersebut disiapkan menjadi salah satu pusat pembinaan olahraga nasional dengan fasilitas yang terintegrasi.

Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelumnya menyebut pembangunan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Tim Nasional membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun.

Pembangunan fisik direncanakan berlangsung pada 2027-2028, dengan target seluruh fasilitas dapat selesai pada awal 2029.

Selain fasilitas latihan olahraga, kawasan tersebut akan dilengkapi dengan sekolah khusus atlet mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.

Fasilitas lainnya mencakup pusat penelitian olahraga, asrama atlet, serta berbagai sarana latihan untuk 21 cabang olahraga unggulan nasional.

Dengan pembangunan kawasan olahraga berskala nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap konektivitas Bogor Barat semakin kuat.

Pembukaan akses jalan baru juga diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas atlet dan kegiatan olahraga nasional, tetapi turut membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di sekitar Rancabungur, Leuwiliang, Kemang, hingga wilayah Bogor Barat lainnya.

Halaman:

Terkini