berita

Rudy Susmanto Percepat Program Bedah Rumah, Kabupaten Bogor Dapat Dukungan 6.396 Unit RTLH

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:20 WIB
Rudy Susmanto Percepat Program Bedah Rumah, Kabupaten Bogor Dapat Dukungan 6.396 Unit RTLH

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Sedikitnya sekitar 6.500 unit rumah mendapat dorongan penanganan melalui dukungan pemerintah pusat, menjadi capaian signifikan dalam upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat.

Program tersebut memperkuat komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam menyediakan rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Rudy mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor selama ini juga telah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk melakukan renovasi sekitar 2.750 unit RTLH setiap tahun.

Program penanganan RTLH tersebut mulai berjalan sejak 2025 dan akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya sebagai bagian dari program prioritas pembangunan daerah.

Menurut Rudy, dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang dipimpin Maruarar Sirait menjadi langkah strategis untuk mempercepat penanganan RTLH di Kabupaten Bogor.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dinilai penting mengingat kebutuhan masyarakat terhadap hunian layak masih cukup besar.

“Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus kami lakukan sebagai salah satu program prioritas. Dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi penguat agar upaya ini dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Ia menegaskan, pelaksanaan program perbaikan RTLH akan dilakukan secara tepat sasaran, transparan, serta mengacu pada data yang akurat.

Hal tersebut penting agar bantuan perbaikan rumah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain meningkatkan kualitas hunian masyarakat, program renovasi dan pembangunan RTLH juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Rudy menyebut program tersebut berpotensi menyerap tenaga kerja lokal sekaligus menggerakkan berbagai sektor usaha yang berkaitan dengan pembangunan.

Mulai dari toko material, industri semen, penyedia pasir, cat, hingga berbagai kebutuhan konstruksi lainnya, seluruhnya dapat ikut merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas renovasi rumah.

Dengan demikian, program penanganan RTLH tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga memiliki efek berganda terhadap perekonomian masyarakat.

“Mohon doa dan dukungannya agar ikhtiar ini berjalan lancar serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Rudy.

Halaman:

Terkini