KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal terus mengoptimalkan sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian warga binaan.
Pada Senin (24/8/2026), petugas bersama warga binaan melaksanakan perawatan tanaman cabai dengan melakukan pemasangan lanjaran di area pertanian Lapas Terbuka Kendal yang telah menggunakan mulsa.
Pemasangan lanjaran dilakukan untuk menopang tanaman cabai agar dapat tumbuh lebih tegak, kokoh, dan terarah. Keberadaan penyangga tersebut juga membantu batang serta cabang tanaman agar tidak mudah roboh, terutama ketika tanaman memasuki fase pertumbuhan yang semakin tinggi dan mulai menghasilkan buah.
Selain pemasangan lanjaran, penggunaan mulsa pada area pertanian juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi tanaman agar tetap optimal.
Mulsa membantu menjaga kelembapan tanah, mengurangi pertumbuhan gulma, serta menciptakan kondisi lahan yang lebih mendukung bagi pertumbuhan tanaman cabai.
Perawatan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pengelolaan pertanian yang dikembangkan di lingkungan Lapas Terbuka Kendal.
Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, mengatakan perawatan tanaman secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas pertanian.
Menurutnya, kegiatan pemasangan lanjaran juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terlibat langsung dalam proses budidaya tanaman.
“Perawatan tanaman seperti pemasangan lanjaran ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga tanaman cabai agar tumbuh optimal. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang pertanian,” ujar Nu’man Fauzi.
Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan dapat memahami berbagai tahapan dalam budidaya pertanian, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal kemandirian bagi warga binaan, termasuk setelah kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat.
Lapas Terbuka Kendal berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Pengelolaan pertanian juga menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang melibatkan warga binaan dalam kegiatan yang memberikan nilai keterampilan dan pengalaman kerja.