berita

3 Juta Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla, Kemenkes Kerahkan 314 Tenaga Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:13 WIB
3 Juta Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla, Kemenkes Kerahkan 314 Tenaga Kesehatan

Kemenkes membangun posko bencana asap di sejumlah titik, termasuk dengan mengoperasikan puskesmas selama 24 jam serta menyediakan posko kesehatan khusus untuk menangani kasus ISPA.

Selain layanan kesehatan, pemerintah juga mendistribusikan sejumlah perlengkapan perlindungan kesehatan kepada masyarakat.

Paket tersebut antara lain berupa masker medis, obat-obatan untuk gangguan pernapasan, serta tetes mata bagi masyarakat yang mengalami iritasi akibat paparan asap.

Kemenkes juga memperkuat sistem rujukan dan kesiapan rumah sakit, baik rumah sakit umum daerah (RSUD) maupun rumah sakit swasta.

Kesiapan logistik medis menjadi perhatian, termasuk memastikan ketersediaan stok cadangan tabung oksigen di fasilitas kesehatan.

“Sistem rujukan terintegrasi, koordinasi ambulans antar-fasilitas untuk evakuasi cepat pasien dari puskesmas terpencil ke RSUD pusat kabupaten/kota,” ujar Widyawati, Minggu (23/8/2026).

Selain itu, Kemenkes membangun Rumah Oksigen sebagai fasilitas yang dapat memberikan akses oksigen sekaligus tempat perlindungan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak karhutla untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.

Penanganan dampak kesehatan akibat karhutla terus diperkuat seiring upaya pemerintah memadamkan titik api dan mencegah meluasnya kebakaran di berbagai wilayah Indonesia.

Halaman:

Terkini