berita

Karnaval “Dusun Saba Desa” di Nagrak Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penguatan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:27 WIB
Karnaval “Dusun Saba Desa” di Nagrak Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penguatan Gotong Royong

BOGOR, MAHATVA.ID – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan warga Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kembali terlihat dalam Karnaval Budaya “Dusun Saba Desa” dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (23/8/2026).

Dipusatkan di halaman Kantor Desa Nagrak, kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung meriah. Lima dusun di Desa Nagrak turut ambil bagian dengan membawa dongdang masing-masing sekaligus menampilkan beragam kreativitas, identitas budaya, serta kekompakan masyarakat.

Kehadiran dongdang dari lima dusun menjadi salah satu daya tarik utama karnaval. Setiap rombongan membawa dongdang dengan kreasi dan hiasan berbeda yang mencerminkan semangat gotong royong warga dalam mempersiapkan penampilan terbaik untuk memeriahkan momentum kemerdekaan.

Mengusung tema “Mari Kita Lestarikan Budaya, Kuatkan Kebersamaan dan Banggakan Desa dengan Semangat Gotong Royong”, Karnaval Budaya “Dusun Saba Desa” tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya dan lingkungan desa.

Kepala Desa Nagrak H. Agus Sahrudin hadir langsung bersama Ketua TP-PKK Desa Nagrak Hj. Popon Patimah, Sekretaris Desa, BPD, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, simpatisan, serta warga Desa Nagrak.

Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Sahrudin mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan.

Menurutnya, kemeriahan karnaval menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, Karnaval Budaya ini berjalan dengan penuh kegembiraan dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Lima dusun hadir membawa dongdang dengan kreativitas masing-masing. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Nagrak masih sangat kuat,” ungkap H. Agus Sahrudin.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan dan menjaga keberagaman budaya sekaligus mempererat hubungan antardusun.

“Kita ingin peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya dan membangun rasa memiliki terhadap Desa Nagrak. Berbeda kreativitas, tetapi tetap satu dalam kebersamaan,” tuturnya.

Menurut H. Agus Sahrudin, partisipasi lima dusun melalui dongdang masing-masing merupakan bentuk nyata kreativitas dan gotong royong masyarakat.

Persiapan yang dilakukan secara bersama-sama menjadi bagian penting dari nilai kebersamaan yang ingin ditanamkan melalui kegiatan tersebut.

Kemeriahan semakin terasa ketika rombongan karnaval bergerak membawa dongdang hasil kreasi masyarakat. Berbagai ornamen, atribut budaya, serta penampilan warga berpadu menciptakan suasana penuh warna yang menggambarkan keberagaman sekaligus kekompakan Desa Nagrak.

Bagi pemerintah desa, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat interaksi masyarakat sekaligus menjaga tradisi kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Halaman:

Terkini