berita

HUT ke-44 Nengsi Laritmas: Merawat Kebersamaan, Menjaga Nilai Kearifan Lokal Tanimbar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:04 WIB
HUT ke-44 Nengsi Laritmas: Merawat Kebersamaan, Menjaga Nilai Kearifan Lokal Tanimbar

Saumlaki,MAHATVA.ID -Genap berusia 44 tahun, Nengsi Laritmas merayakan hari ulang tahunnya dalam suasana penuh kehangatan di kediamannya, Graha Olilit Permai, Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (21/8/2026).

Perayaan tersebut bukan sekadar penanda bertambahnya usia, tetapi juga menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan hidup, keluarga, serta nilai-nilai kebersamaan yang terus dirawat dalam kehidupan masyarakat Tanimbar.

Nengsi Laritmas merupakan istri dari Piter Lalin, yang berasal dari Desa Sofyanin. Sementara Nengsi berasal dari Desa Alusi Tamrian, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dua latar belakang desa tersebut menjadi bagian dari perjalanan keluarga yang dibangun di atas semangat kebersamaan dan saling menghargai.

Dalam konteks masyarakat Tanimbar, kehidupan keluarga tidak pernah berdiri sendiri. Hubungan kekerabatan, persaudaraan, serta penghormatan terhadap orang tua dan para leluhur menjadi nilai yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Semangat itu sejalan dengan falsafah hidup masyarakat Tanimbar yang menempatkan persaudaraan dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan sosial.

Prinsip Duan Lolat yang secara sederhana dimaknai sebagai semangat persaudaraan dan rasa saling memiliki-menjadi salah satu nilai yang relevan untuk menggambarkan bagaimana kebahagiaan dirayakan bersama.

Dalam suasana ulang tahun Nengsi, nilai tersebut terasa bukan melalui kemeriahan semata, melainkan lewat kehadiran keluarga dan orang-orang terdekat. Kebersamaan menjadi bagian penting dari perayaan, sekaligus pengingat bahwa perjalanan hidup seseorang selalu memiliki keterkaitan dengan keluarga dan lingkungan sosialnya.

Bagi masyarakat Tanimbar, usia juga dapat dimaknai sebagai perjalanan yang sarat pengalaman. Setiap fase kehidupan menyimpan pelajaran, sementara keluarga menjadi tempat seseorang menemukan kekuatan untuk terus melangkah.

Memasuki usia 44 tahun, Nengsi Laritmas pun memiliki kesempatan untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui bersama keluarga, sembari menyambut masa depan dengan harapan baru.

Dari Desa Alusi Tamrian hingga kehidupan keluarga bersama Piter Lalin yang berasal dari Desa Sofyanin, perjalanan tersebut menjadi bagian kecil dari mozaik kehidupan masyarakat Tanimbar yang kaya akan ikatan kekerabatan, budaya, dan nilai persaudaraan.

Perayaan di Graha Olilit Permai akhirnya menjadi lebih dari sekadar pesta ulang tahun. Ia menjadi ruang sederhana untuk mempertemukan kasih keluarga, persaudaraan, dan rasa syukur atas perjalanan kehidupan.

Selamat ulang tahun ke-44, Nengsi Laritmas.

Semoga usia yang baru membawa kesehatan, ketenangan, kebahagiaan, rezeki, serta keberkahan bagi Nengsi dan keluarga. Semoga semangat persaudaraan dan nilai-nilai luhur Tanimbar senantiasa menjadi bagian dari perjalanan keluarga dalam menapaki hari-hari yang akan datang.

Terkini