berita

Gowes Bersama Kemenimipas dan LAN RI, Lapas Terbuka Kendal Perkuat Sinergi Antarinstansi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:19 WIB
Gowes Bersama Kemenimipas dan LAN RI, Lapas Terbuka Kendal Perkuat Sinergi Antarinstansi

SEMARANG, MAHATVA.ID — Semangat kebersamaan dan sinergi antarinstansi mewarnai kegiatan Gowes Kemenimipas bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang digelar di Kota Semarang, Jumat (21/8/2026).

Lapas Terbuka Kendal turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, gowes bersama menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi antarinstansi pemerintah.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dengan titik awal dari Kantor Gubernur Jawa Tengah. Para peserta kemudian menyusuri sejumlah destinasi wisata dan tempat bersejarah di Kota Semarang.

Rute gowes tersebut meliputi kawasan Kota Lama, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, hingga Museum Ronggowarsito.

Kegiatan turut diikuti Kepala LAN RI Muhamad Taufiq, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso, Sestama LAN, Direktur LAN, Kepala BPSDM Jawa Tengah, Kalapas Kelas I Semarang, Kalapas Terbuka Kendal, serta Karutan Salatiga.

Gowes bersama tersebut tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang interaksi bagi jajaran pemerintah dan lembaga terkait dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban.

Kebersamaan selama perjalanan diharapkan dapat memperkuat komunikasi, membangun jejaring, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kalapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, mengatakan kegiatan gowes bersama menjadi sarana positif untuk membangun kedekatan sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

“Gowes bersama ini bukan hanya tentang menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih kuat. Dari kebersamaan seperti ini, sinergi dan kolaborasi antar lembaga dapat semakin solid,” ujar Nu’man Fauzi.

Menurutnya, komunikasi informal melalui kegiatan bersama dapat menjadi salah satu cara untuk membangun hubungan kerja yang semakin baik antarinstansi.

Sinergi yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang mendukung pelaksanaan tugas masing-masing lembaga.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus hubungan kelembagaan di lingkungan pemerintahan.

“Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif untuk memperkuat sinergi. Dengan komunikasi dan silaturahmi yang semakin baik, kami berharap kerja sama antar lembaga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Mardi Santoso.

Halaman:

Terkini