berita

Lapas Terbuka Kendal dan Unimus Teken MoA, Produk Warga Binaan Siap Dikembangkan ke Pasar Lebih Luas

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:12 WIB
Lapas Terbuka Kendal dan Unimus Teken MoA, Produk Warga Binaan Siap Dikembangkan ke Pasar Lebih Luas

KENDAL, MAHATVA.ID – Lapas Terbuka Kendal terus memperkuat program pembinaan warga binaan melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Kali ini, Lapas Terbuka Kendal menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (20/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Lapas Terbuka Kendal dan Unimus, khususnya dalam mendukung optimalisasi hasil program pembinaan kemandirian warga binaan.

Rombongan Unimus dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis, Jumai, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak juga melaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bentuk komitmen untuk mengembangkan kerja sama secara berkelanjutan.

Kerja sama tersebut berfokus pada upaya mengoptimalkan pemasaran hasil pembinaan warga binaan. Berbagai produk yang dihasilkan melalui program pembinaan kemandirian diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelatihan keterampilan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Kalapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian warga binaan.

“Kami ingin hasil pembinaan warga binaan tidak berhenti pada proses produksi. Melalui kerja sama dengan Unimus, kami berharap aspek pemasaran dan pengembangan usaha dapat semakin optimal, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu memberikan bekal nyata bagi warga binaan,” ujar Nu’man Fauzi.

Usai penandatanganan MoA, rombongan Unimus diajak meninjau secara langsung berbagai program pembinaan kemandirian yang berjalan di Lapas Terbuka Kendal.

Kunjungan dimulai dari sektor pertanian, budidaya maggot, kolam ikan, tempat penetasan telur, hingga area pembesaran Day Old Chick (DOC).

Rombongan juga meninjau kandang ayam KUB, tempat produksi pupuk kohe, kandang sapi, kandang domba, serta fasilitas pembuatan pakan fermentasi.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan produktif kepada warga binaan, khususnya di bidang pertanian dan peternakan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke net house melon, salah satu program pembinaan yang mengembangkan budidaya melon dengan sistem yang lebih terkontrol.

Dalam kesempatan tersebut, Jumai didampingi Kalapas Terbuka Kendal turut melakukan panen melon yang telah memasuki masa panen.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis Unimus, Jumai, mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dikembangkan di Lapas Terbuka Kendal.

Menurutnya, keberagaman program tersebut menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memiliki potensi ekonomi.

Halaman:

Terkini