MATARAM, MAHATVA.ID – Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) Baiq Isvie Rupaeda mengapresiasi langkah Polri melalui Satgas Pangan dalam mengembangkan budidaya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Apresiasi tersebut disampaikan Isvie usai mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Senin (17/8/2026).
“Kami patut apresiasi langkah Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui panen raya bawang putih di Kecamatan Sembalun Lombok Timur,” kata Isvie.
Menurutnya, program yang dijalankan Polri bersama kelompok tani tersebut layak mendapat dukungan dari seluruh masyarakat NTB. Terlebih, Sembalun telah menjadi salah satu kawasan sentra pengembangan bawang putih nasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan menghadiri panen raya bawang putih di Sembalun pada 19 Agustus 2026. Isvie berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar.
“Kami harapkan kepada seluruh warga NTB untuk sama-sama menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya warga Sembalun, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan panen raya maupun kegiatan penanaman bawang putih.
“Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas di Sembalun tetap kondusif, sehingga kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
Dikembangkan Sejak 2025
Program pengembangan bawang putih tersebut merupakan bagian dari langkah Satgas Pangan Polri dalam mendukung target swasembada pangan nasional.
Budidaya bawang putih di Sembalun mulai dikembangkan pada 2025 bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata dengan lahan awal sekitar 15 hektare. Program tersebut kemudian mengalami perkembangan secara signifikan.
Hingga Juli 2026, luas pertanaman bawang putih di wilayah Sembalun telah mencapai ratusan hektare dengan menggunakan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih.
Produktivitas kedua varietas tersebut tercatat rata-rata mencapai 20 hingga 25 ton per hektare. Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga telah melaksanakan panen raya pada lahan seluas 105 hektare.
Hingga saat ini, proses panen telah mencapai sekitar 76 persen atau setara 73,5 hektare dengan total produksi mencapai 1.470 ton.