berita

EIGER Nature Hadir di Bogor, Bawa Konsep Ekowisata dengan Petualangan yang Lebih Bermakna

Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:47 WIB
EIGER Nature Hadir di Bogor, Bawa Konsep Ekowisata dengan Petualangan yang Lebih Bermakna

Bagi EIGER Nature, keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai upaya mengurangi dampak negatif kegiatan wisata, tetapi juga bagaimana keberadaan destinasi dapat memberikan dampak positif yang terus berkembang bagi lingkungan dan masyarakat.

EIGER Nature dirancang dengan mengintegrasikan unsur alam, petualangan, budaya, konservasi, dan hospitality dalam satu pengalaman wisata.

Sejumlah atraksi dan aktivitas berbasis alam disiapkan untuk pengunjung, di antaranya Suspension Bridge, Tree House & Net Adventure, Cultural Walk, Playscape, Nature Walk, Forest Adventure, hingga pengalaman menginap di Forest Camp yang terdiri dari Camping Ground, Glamping, dan Cabin.

Pengunjung nantinya tidak hanya mendapatkan pengalaman rekreasi, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan alam dan mengenal berbagai aspek yang ada di dalam kawasan.

EIGER Nature juga memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih terintegrasi.

Pendekatan paperless dan integrated experience diterapkan melalui integrasi aplikasi, wristband, sistem akses, informasi, serta transaksi digital menggunakan EIGER Coins.

Teknologi tersebut ditempatkan sebagai pendukung agar perjalanan pengunjung menjadi lebih mudah dan nyaman tanpa menghilangkan esensi interaksi langsung dengan alam.

“Pada akhirnya, kami ingin orang tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru. Itulah perjalanan yang ingin kami bangun bersama EIGER Nature,” ujar Imanuel.

Dengan identitas baru dan konsep ekowisata yang lebih komprehensif, EIGER Nature akan membuka akses untuk publik pada September 2026.

Kehadirannya di Bogor diharapkan dapat menjadi bagian dari perkembangan ekowisata Indonesia, dengan menghadirkan keseimbangan antara pengalaman petualangan, konservasi alam, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi.

Halaman:

Terkini