berita

Pertahankan Predikat WBBM, Lapas Cibinong Buka Data dan Inovasi kepada Tim Penilai Internal

Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:39 WIB
Pertahankan Predikat WBBM, Lapas Cibinong Buka Data dan Inovasi kepada Tim Penilai Internal

BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menjalani Entry Meeting Monitoring dan Evaluasi (Monev) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bersama Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sekretariat WBK-WBBM Lapas Cibinong tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap satuan kerja yang telah memperoleh predikat WBBM selama dua tahun di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Monev ini sekaligus menjadi momentum untuk mengukur konsistensi Lapas Cibinong dalam mempertahankan serta mengembangkan pembangunan Zona Integritas menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Entry meeting diawali dengan pemaparan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengenai pelaksanaan pembangunan dan keberlanjutan Zona Integritas menuju WBBM.

Dalam paparannya, jajaran Lapas Cibinong menyampaikan berbagai program, inovasi, serta langkah strategis yang telah dilakukan untuk menjaga kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.

Paparan tersebut menjadi gambaran awal bagi Tim Penilai Internal untuk melihat sejauh mana program pembangunan Zona Integritas telah diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pemeriksaan data dukung yang dipimpin Ketua Tim Penilai Internal, Galuh Purnomo.

Pembahasan mencakup kelengkapan, kesesuaian, hingga substansi dokumen yang menjadi bukti pelaksanaan berbagai program dan inovasi di Lapas Cibinong.

Dalam proses evaluasi tersebut, Tim Penilai Internal memberikan sejumlah catatan dan masukan terhadap data dukung yang disampaikan.

Evaluasi berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Berbagai masukan yang diberikan menjadi bahan bagi jajaran Lapas Cibinong untuk melakukan penyempurnaan, baik terhadap kelengkapan administrasi maupun implementasi program di lapangan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengatakan Monev WBBM menjadi kesempatan penting bagi pihaknya untuk melihat kembali konsistensi penerapan Zona Integritas.

“Entry meeting ini menjadi tahap awal dari proses penilaian WBBM di Lapas Kelas IIA Cibinong. Kami siap mengikuti seluruh tahapan penilaian dengan terbuka dan sebaik-baiknya. Bagi kami, penilaian ini bukan hanya untuk mempertahankan predikat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkap Wisnu.

Menurutnya, predikat WBBM tidak boleh dipandang hanya sebagai sebuah penghargaan, tetapi harus menjadi standar yang terus dijaga dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Galuh Purnomo, menegaskan bahwa Monev dilakukan untuk melihat keberlanjutan implementasi pembangunan Zona Integritas pada satuan kerja yang telah memperoleh predikat WBBM.

Halaman:

Terkini