BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor memusnahkan barang bukti narkoba, obat keras tertentu, dan minuman beralkohol hasil pengungkapan kasus periode Juni hingga Agustus 2026, Senin (17/8/2026).
Pemusnahan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor dalam memberantas peredaran gelap narkoba sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polres Bogor berhasil mengungkap 77 kasus dengan 97 tersangka.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 1.500.000 butir obat keras tertentu, 3 kilogram sabu, 2 kilogram ganja, 600 gram tembakau sintetis, 1.193 butir pil ekstasi, serta 15.688 botol minuman beralkohol dari berbagai merek dan ukuran.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bentuk nyata keseriusan jajaran kepolisian bersama Forkopimda Kabupaten Bogor dalam memerangi peredaran gelap narkoba.
“Kegiatan ini merupakan komitmen dari Forkopimda Kabupaten Bogor dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba yang ada,” ujar Rio.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, aparat penegak hukum hingga masyarakat.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat peredaran narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dapat memberikan dampak serius terhadap generasi muda serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemusnahan barang bukti dalam jumlah besar tersebut sekaligus menjadi pesan tegas bahwa Kabupaten Bogor tidak memberikan ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun minuman beralkohol.
Pemkab Bogor bersama Polres Bogor dan unsur Forkopimda berkomitmen memperkuat langkah pencegahan sekaligus penindakan terhadap berbagai bentuk peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pemerintah dan aparat penegak hukum menargetkan terciptanya Kabupaten Bogor yang semakin aman, tertib, dan terbebas dari peredaran narkoba.