BOGOR, MAHATVA.ID – Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Malam Renungan Suci dan Ziarah Nasional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (17/8/2026) dini hari.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong turut hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta para undangan lainnya.
Upacara dipimpin Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI A. Ferdinand Picaulima, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Prosesi berlangsung dalam suasana penuh keheningan dan kekhidmatan. Cahaya lilin yang menerangi kawasan makam menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam renungan suci, Marsekal Pertama TNI A. Ferdinand Picaulima menyampaikan ikrar penghormatan kepada para pahlawan.
“Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami juga dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan kami juga.”
Ikrar tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan tidak berhenti sebagai catatan sejarah. Semangat pengorbanan, keberanian, dan pengabdian mereka menjadi tanggung jawab generasi penerus untuk dilanjutkan melalui karya nyata bagi bangsa dan negara.
Bagi Kalapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto mengatakan, momentum renungan suci menjadi kesempatan untuk kembali merefleksikan makna pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan.
“Renungan suci ini menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini dibangun dari pengorbanan yang sangat besar. Para pahlawan telah memberikan jiwa dan raganya untuk bangsa ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, perjuangan tersebut harus diteruskan oleh generasi saat ini melalui pengabdian yang tulus, integritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui pengabdian yang tulus, bekerja dengan integritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pahlawan juga harus tercermin dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
“Sebagai insan pemasyarakatan, kami berkomitmen menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan,” katanya.
Ia menambahkan, mengisi kemerdekaan tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan bersenjata, tetapi dapat dilakukan melalui pekerjaan dan pengabdian sesuai bidang masing-masing.