JAKARTA, MAHATVA.ID — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R dan para Kepala Staf Angkatan meninjau kesiapan personel serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI yang akan digunakan dalam rangkaian demo udara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peninjauan berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI bersama rombongan melihat secara langsung kesiapan sejumlah alutsista TNI Angkatan Udara yang akan terlibat dalam demo udara.
Berbagai alutsista yang disiapkan meliputi helikopter EC130 Colibri, NAS-332 Super Puma, dan EC725 Caracal. Sementara dari unsur pesawat, turut disiapkan KT-1B Wongbee, Hawk 100/200, F-16, Sukhoi Su-27/30, CN-295, Boeing 737, C-130 Hercules, Airbus A400M, serta pesawat tempur terbaru TNI AU, Rafale.
Kesiapan personel, pesawat, serta koordinasi antarsatuan menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas secara optimal dalam pelaksanaan demo udara.
Peninjauan Panglima TNI merupakan bagian dari rangkaian persiapan menghadapi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Selain memastikan kesiapan alutsista, kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan personel dan koordinasi antarunsur yang terlibat dalam pelaksanaan demo udara.
Koordinasi yang matang diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar.
Demo udara dalam rangka peringatan kemerdekaan juga menjadi salah satu momentum untuk memperlihatkan kemampuan, kesiapan, serta profesionalisme prajurit TNI dalam menjalankan tugas.
Kehadiran berbagai jenis pesawat dan helikopter TNI AU dalam rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan kekuatan dan kesiapan unsur pertahanan udara Indonesia.
Melalui persiapan yang dilakukan secara menyeluruh, TNI memastikan seluruh rangkaian demo udara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terlaksana dengan baik sekaligus menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan bangsa.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.