berita

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp21,41 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 162 Ribu UMKM

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:48 WIB
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp21,41 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 162 Ribu UMKM

JAKARTA, MAHATVA.ID — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2026, Bank Mandiri telah mencatat 116 ribu debitur baru, atau mencapai 52,51 persen dari target 220 ribu debitur baru sepanjang tahun ini.

Dari sisi penyaluran, total pembiayaan KUR Bank Mandiri mencapai Rp21,41 triliun per 30 Juni 2026, setara dengan 52,21 persen dari target tahunan sebesar Rp41 triliun.

Secara keseluruhan, fasilitas KUR tersebut telah menjangkau lebih dari 162 ribu pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, mengatakan realisasi KUR merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pembiayaan sektor UMKM.

Menurutnya, perhatian juga diberikan kepada pelaku usaha yang baru pertama kali memperoleh akses pembiayaan dari perbankan.

“Kami ingin pelaku UMKM merasakan kemudahan, baik dari sisi akses pembiayaan maupun pendampingan agar usaha mereka naik kelas. Ini juga peran kami sebagai mitra usaha jangka panjang,” ujar Saptari dalam keterangannya.

Pertumbuhan jumlah debitur baru tersebut turut didukung kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” yang mengedepankan kemudahan akses pembiayaan, proses pengajuan kredit yang praktis, serta edukasi dan pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Penyaluran KUR Bank Mandiri hingga Juni 2026 masih didominasi sektor produksi.

Tercatat sebesar Rp13,68 triliun atau 63,92 persen dari total penyaluran KUR mengalir ke sektor produksi. Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan porsi 33,08 persen, disusul sektor jasa produksi sebesar 21,75 persen.

Sementara itu, sektor non-produksi menerima penyaluran sebesar Rp7,72 triliun atau 36,08 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan fokus pembiayaan Bank Mandiri tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga mendukung aktivitas produktif yang dapat mendorong pertumbuhan usaha dan perekonomian daerah.

Selain KUR reguler, Bank Mandiri juga menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) senilai Rp839,99 miliar kepada 3.167 debitur UMKM.

Pembiayaan tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperbaiki, membangun, maupun membeli properti yang memiliki nilai produktif dan dapat menunjang kegiatan operasional bisnis.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

Halaman:

Terkini