berita

NeutraDC Gandeng PLN, Ekspansi Data Center Cikarang Ditargetkan Capai 200 MW

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:59 WIB
NeutraDC Gandeng PLN, Ekspansi Data Center Cikarang Ditargetkan Capai 200 MW

Jakarta, MAHATVA.ID — PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, memperkuat ekspansi infrastruktur digital nasional melalui pengembangan fasilitas data center berskala hyperscale di Cikarang, Jawa Barat.

Untuk mendukung ekspansi tersebut, NeutraDC berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) guna memastikan kesiapan pasokan energi bagi pengembangan fasilitas data center yang dilakukan secara bertahap.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin, General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Barat Muhammad Joharifin, dan Direktur Utama PT PLN Electricity Services Susiana Mutia.

Penandatanganan berlangsung di Bandung, Selasa (11/8/2026), dan disaksikan Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy. Selain NeutraDC, sejumlah perusahaan lain yang berkaitan dengan pengadaan tenaga listrik di Cikarang turut melakukan penandatanganan kerja sama.

Melalui ekspansi tersebut, kapasitas data center NeutraDC ditargetkan meningkat hingga 200 MW. Penambahan kapasitas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan Indonesia dalam menyediakan infrastruktur digital berskala besar di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), cloud computing, serta berbagai layanan digital.

Kolaborasi dengan PLN juga menjadi langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan kapasitas data center didukung infrastruktur energi yang reliable, scalable, dan resilient.

Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin mengatakan, pengembangan kapasitas data center merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan terhadap infrastruktur digital terus meningkat seiring dengan semakin luasnya pemanfaatan AI, cloud computing, dan berbagai layanan berbasis data.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap data center yang tidak hanya memiliki kapasitas besar, tetapi juga mampu menyediakan layanan yang andal dan dapat ditingkatkan skalanya mengikuti pertumbuhan kebutuhan pelanggan.

“Bagi kami di NeutraDC, ekspansi ini bukan sekadar menambah kapasitas data center. Kami sedang mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan Indonesia untuk tumbuh di era AI. Karena itu, kesiapan energi menjadi bagian yang sangat penting dari strategi ekspansi kami,” ujar Rakhmad.

Melalui kolaborasi dengan PLN, NeutraDC akan memperoleh dukungan kesiapan energi untuk mendukung ekspansi infrastruktur data center di Cikarang, dengan kapasitas tambahan yang direncanakan mencapai hingga 200 MW.

Rakhmad menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital dalam skala besar membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Data center, menurutnya, tidak dapat berdiri sendiri karena membutuhkan dukungan energi, konektivitas, teknologi, serta ekosistem industri yang kuat.

“Digital transformation tidak bisa berdiri sendiri. Ketika kami memperluas kapasitas data center, kami juga perlu memastikan seluruh ekosistem pendukungnya siap. Kolaborasi dengan PLN menjadi bagian dari langkah kami untuk memastikan ekspansi ini dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ekspansi NeutraDC di Cikarang diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Halaman:

Terkini