berita

HUT Mapurjaya ke-50 Digelar Meriah, Pesta Rakyat Hadirkan Hadiah Emas

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:46 WIB
HUT Mapurjaya ke-50 Digelar Meriah, Pesta Rakyat Hadirkan Hadiah Emas

MAHATVA.ID -Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Mapurjaya bakal menjadi salah satu agenda penting masyarakat Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Memasuki usia emas, perayaan tahun ini akan dikemas dalam pesta rakyat yang memadukan hiburan, silaturahmi, nostalgia sejarah, sekaligus kepedulian terhadap masa depan Mapurjaya.

Pesta rakyat tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako pada 22 Agustus 2026, dengan mengusung tema kebersamaan bersama anak-anak Mapurjaya.

Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, S.Pd., mengatakan HUT ke-50 Mapurjaya memiliki arti khusus karena menjadi momentum mempertemukan kembali masyarakat dan putra-putri Mapurjaya yang telah berkembang serta berkiprah di berbagai bidang.

Hal itu disampaikan Rampeani saat ditemui di halaman Kantor DPRK Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, banyak anak Mapurjaya yang lahir dan tumbuh di wilayah tersebut kini telah berhasil dalam berbagai bidang, bahkan sebagian telah menduduki posisi penting. Karena itu, momentum ulang tahun ke-50 diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan seremonial.

“Ini menjadi momentum untuk kita bertemu kembali, mengenang tempat kita lahir dan besar, sekaligus mengajak anak-anak Mapurjaya yang sudah berhasil untuk melihat dan bersama-sama memikirkan masa depan daerah ini,” ujar Rampeani.

Rampeani menilai Mapurjaya memiliki nilai sejarah penting bagi Kabupaten Mimika. Wilayah tersebut disebut sebagai salah satu kawasan yang memiliki keterkaitan dengan sejarah awal pemerintahan di Mimika.

Karena itu, perayaan HUT Emas Mapurjaya diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kembali ikatan masyarakat dengan daerah asal sekaligus menggugah kepedulian para putra-putri Mapurjaya terhadap pembangunan wilayah tersebut.

Salah satu perhatian yang ingin diangkat adalah kondisi kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako yang dinilai masih membutuhkan pembenahan dan penataan.

Menurut Rampeani, pengelolaan kawasan Pomako tidak hanya berkaitan dengan satu pihak. Pemerintah provinsi dan pemerintah daerah memiliki peran masing-masing sehingga diperlukan kolaborasi antarpemangku kepentingan.

“Harapan kami melalui kegiatan ini, mereka bisa melihat langsung kondisi Pelabuhan Pomako. Anak-anak Mapurjaya yang sudah memiliki jabatan penting juga bisa ikut peduli dan berkolaborasi agar Mapurjaya ke depan menjadi lebih baik,” katanya.

Warga Mimika Timur Diajak Hadir

Rampeani mengajak masyarakat Distrik Mimika Timur untuk bersama-sama menyukseskan pesta rakyat tersebut.

Ajakan itu ditujukan kepada masyarakat dari Muare, Tipuka, Ayuka, Mapurjaya, Hiripau, Cendrawasih hingga Pomako.

Halaman:

Terkini