Setiap kampung memiliki sejarahnya sendiri. Karena itu, tidak tepat apabila seluruh simbol adat diseragamkan tanpa memahami akar sejarah masing-masing komunitas.
Tanimbar memiliki warisan adat yang membentuk wibawa masyarakatnya. Kebesaran itu tidak lahir dari pakaian semata, tetapi pakaian menjadi salah satu simbol yang memperlihatkan kebesaran tersebut kepada masyarakat.
Maka, sudah saatnya sejarah baju kebesaran adat di setiap desa didokumentasikan, dikaji, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sebab ketika seorang pemangku adat mengenakan pakaian kebesaran leluhur, yang hadir bukan hanya seorang individu.
Yang hadir adalah sejarah, kedudukan, kehormatan, keningratan, kepanglimaan, dan martabat adat yang diwariskan dari generasi ke generasi.