Lebih dari itu, nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti proses Paskibraka diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, setelah selesai mengikuti Paskibraka, adik-adik ini tidak hanya mampu melaksanakan tugas dengan baik, tetapi juga bisa menjadi Duta Pancasila dan calon-calon pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas di era digitalisasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Komandan Latihan Paskibraka Kabupaten Bogor, Ipda Romadi dari Polres Bogor, mengatakan seluruh aktivitas calon Paskibraka selama pemusatan latihan telah disusun secara teratur.
Pola tersebut diterapkan untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta kesiapan mental para peserta sebelum menjalankan tugas.
“Program-program kami sudah diatur bersama seluruh pelatih, pamong dan pengasuh untuk mendisiplinkan para capaska, agar tidak semaunya dan tetap makan dengan disiplin,” ujar Ipda Romadi.
Selama mengikuti pemusatan latihan, para calon Paskibraka ditempatkan di lokasi yang disebut “Desa Bahagia”.
Di lokasi tersebut, seluruh aktivitas peserta diatur secara terstruktur, mulai dari bangun tidur hingga waktu istirahat.
Kegiatan para peserta dimulai sekitar pukul 04.15 WIB dengan salat berjamaah. Setelah itu, mereka melaksanakan persiapan, kebersihan diri, dan sarapan pagi.
Selanjutnya, para peserta bergerak menuju Alun-Alun Kabupaten Bogor untuk mengikuti latihan.
Latihan dilaksanakan sejak pagi hingga sore dengan berbagai materi. Di antaranya olahraga, pemantapan formasi, teknik pelaporan, pembukaan formasi, serta latihan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.
Setelah latihan selesai sekitar pukul 16.30 WIB, para peserta kembali ke lokasi pemusatan latihan untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.
Pada malam hari, aktivitas dilanjutkan dengan kebersihan, ibadah, makan bersama, dan salat Isya.
Para calon Paskibraka kemudian mendapatkan materi intensif berupa wawasan kebangsaan, pengenalan Pancasila, etika, serta berbagai pembekalan lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB sebelum peserta beristirahat.
Menurut Ipda Romadi, pola kegiatan yang terjadwal tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan kedisiplinan dan karakter calon Paskibraka.