Belida Bangkok (Chitala lopis)
Ikan Cere
Guppy
Ikan Sapu-sapu
Ikan Nila
"Di negara lain sudah banyak dilakukan penangkapan besar-besaran maupun kegiatan memancing, di mana ikan asli dikembalikan ke habitatnya sedangkan ikan alien dimanfaatkan untuk konsumsi. Dengan cara tersebut, ikan asli tidak kehilangan tempat di rumahnya sendiri," ujar Dr. Noer.
Ekosistem Hulu Dinilai Rentan
Peneliti menjelaskan bahwa Telaga Saat sebagai kawasan hulu Sungai Ciliwung memiliki karakteristik ekologi yang berbeda dengan perairan dataran rendah.
Kondisi air yang lebih jernih, suhu lebih rendah, ruang habitat yang terbatas, serta komunitas biota yang khas membuat pelepasliaran ikan harus dilakukan secara sangat selektif.
Menurut kajian tersebut, pelepasliaran ikan yang tidak sesuai habitat berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti:
Penurunan populasi ikan asli akibat kompetisi pakan dan ruang hidup.
Gangguan terhadap regenerasi ikan lokal.
Perubahan struktur komunitas organisme perairan.
Terganggunya rantai makanan di kawasan hulu.
Risiko masuknya penyakit, parasit, maupun pencampuran genetik apabila benih berasal dari luar DAS Ciliwung.
Prioritaskan Spesies Asli
Tim peneliti menegaskan bahwa kebijakan pelepasliaran ikan tidak cukup hanya mempertimbangkan apakah spesies tersebut berasal dari Jawa Barat atau Indonesia.