berita

Ateng Sutisna: Holding Kawasan Industri BUMN Harus Perkuat Hilirisasi dan Investasi, Bukan Tambah Beban Negara

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:55 WIB
Ateng Sutisna: Holding Kawasan Industri BUMN Harus Perkuat Hilirisasi dan Investasi, Bukan Tambah Beban Negara

JAKARTA, MAHATVA.ID – Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menilai konsolidasi kawasan industri BUMN ke dalam Holding Kawasan Industri Indonesia perlu diarahkan untuk memperkuat hilirisasi mineral, pengembangan industri berbasis energi, serta peningkatan investasi manufaktur bernilai tambah.

Menurut Ateng, pembentukan holding yang berada di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi Danantara harus mampu meningkatkan daya saing industri nasional dan mempercepat industrialisasi, bukan sekadar perubahan struktur kelembagaan yang berpotensi menimbulkan inefisiensi baru.

“Pembentukan holding ini merupakan langkah yang positif. Namun keberhasilannya bukan dari seberapa besar holding yang dibentuk, melainkan apakah mampu meningkatkan daya investasi nasional dan mempercepat industrialisasi,” ujar Ateng dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Ateng menjelaskan, penguatan kawasan industri memiliki peran penting dalam mendukung sektor energi, sumber daya mineral, serta hilirisasi industri strategis yang menjadi ruang lingkup kerja Komisi XII DPR RI.

Ia menilai pembentukan Holding Kawasan Industri Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kawasan industri nasional dalam menopang berbagai program strategis pemerintah, termasuk hilirisasi mineral, pengembangan industri kendaraan listrik, dan investasi manufaktur berteknologi tinggi.

“Langkah ini harus mampu memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui industrialisasi,” katanya.

Pemerintah diketahui telah memutuskan memisahkan portofolio kawasan industri dari PT Danareksa (Persero) untuk kemudian dikonsolidasikan ke dalam Holding Kawasan Industri Indonesia yang berada langsung di bawah Danantara.

Holding tersebut akan menaungi sejumlah kawasan industri strategis nasional, di antaranya:

  • Kawasan Berikat Nusantara (KBN)

  • Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)

  • Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)

  • Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW)

  • Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)

  • Kawasan Industri Medan (KIM)

Halaman:

Terkini