Selain itu, penyematan tanda peserta kepada dua siswa perwakilan dilakukan sebagai simbol dimulainya ujian bagi seluruh peserta kelas VI.
Di sisi lain, pelaksanaan ujian juga mendapat dukungan swadaya masyarakat. Orang tua siswa bersama pihak sekolah bergotong royong membantu kebutuhan konsumsi, termasuk bantuan beras, meski kegiatan berjalan tanpa bantuan khusus.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan di wilayah desa masih bertumpu pada solidaritas masyarakat. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan orang tua dinilai menjadi fondasi penting menjaga keberlanjutan pendidikan di Kecamatan Fordata.