• Sabtu, 17 Oktober 2026

SD NASKAT Santo Petrus Sofyanin Cetak Rekor Peserta Ujian Terbanyak di Fordata

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 18 Mei 2026 | 22:01 WIB
SD NASKAT Santo Petrus Sofyanin Cetak Rekor Peserta Ujian Terbanyak di Fordata
SD NASKAT Santo Petrus Sofyanin Cetak Rekor Peserta Ujian Terbanyak di Fordata

MAHATVA.ID -Pelaksanaan Ujian Asesmen Sumatif Akhir Jenjang di SD NASKAT Santo Petrus Desa Sofyanin, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, resmi dimulai. Sebanyak 27 siswa mengikuti ujian tahun ini dan tercatat sebagai peserta terbanyak tingkat sekolah dasar di Kecamatan Fordata, Senin (18/5/2026)

Pembukaan ujian berlangsung dengan pengawasan terbuka dan melibatkan pemerintah desa, sekolah, komite, tenaga kesehatan, serta orang tua siswa. Kegiatan itu menjadi gambaran kuatnya dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan pendidikan di desa.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Desa Sofyanin Melkior Sabonu bersama staf pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan SMP Sofyanin, Kepala TK Sofyanin, Kepala Puskesdes Sofyanin, Ketua Komite Sekolah, serta orang tua murid kelas VI.

Kepala Sekolah SD NASKAT Santo Petrus Sofyanin, Afra Ohoduan, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan kesiapan sekolah menghadapi pelaksanaan ujian akhir jenjang.

“Pelaksanaan ujian ini menjadi tanggung jawab bersama demi memastikan siswa dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik dan tertib,” ujar Ohoduan.

Ketua Komite Sekolah, Sam Weleurat, menyampaikan, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam menjaga semangat belajar siswa di tengah keterbatasan fasilitas.

“Dukungan orang tua dan masyarakat menjadi kekuatan utama sekolah dalam menjaga semangat belajar siswa,” kata Sam.

Sementara itu, Kepala Desa Sofyanin Melkior Sabonu memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang dinilai berhasil mempersiapkan siswa menghadapi ujian.

“Saya mengapresiasi kepala sekolah dan para guru karena telah menyiapkan siswa dengan baik untuk mengikuti ujian ini,” ujar Melkior dalam sambutannya.

Namun di balik pelaksanaan ujian tersebut, Kepala Desa Sofyanin, Melkior Sabonu, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendorong kemajuan pendidikan di Desa Sofyanin. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama dari seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah desa sangat memberi perhatian terhadap perkembangan pendidikan di Desa Sofyanin. Karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan agar anak-anak kita mendapat pendidikan yang lebih baik,” tegas Sabonu.

Ia juga menilai pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia desa. Dibutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus diperkuat demi masa depan generasi muda di Sofyanin.


Momentum pembukaan ujian semakin menarik perhatian saat Kepala Desa Sofyanin membuka amplop soal ujian secara langsung di ruang ujian. Pengguntingan amplop dilakukan di hadapan peserta, guru, dan undangan sebagai bentuk transparansi pelaksanaan ujian sekolah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X