Bogor, MAHATVA.ID — Rekaman video seorang driver ojek online (ojol) yang mengaku menjadi korban begal di Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Peristiwa tersebut kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan jaket ojol dan masih memakai helm, tampak panik sambil berbicara melalui telepon genggam. Ia berjalan mondar-mandir sambil menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya.
“Mas, saya dibegal mas, di Ciangsana. Nggak bisa kerja saya. Kena, dompet, semua. SIM, orang saya naro dompet di bawah jok, gimana ini mas ya,” ujar pria tersebut dalam video.
Ia juga mengaku diancam menggunakan senjata tajam jenis celurit oleh pelaku.
“Celuritnya gede banget, ngeri dibacok saya,” ucapnya.
Dalam rekaman itu, korban sempat mengatakan bahwa dirinya menabrakkan motor ke tiang listrik sebagai upaya menggagalkan aksi pelaku. Namun, pelaku tetap berhasil membawa kabur sepeda motor miliknya.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby KartikaPutra, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya dan saat ini kasusnya sedang dalam proses penyelidikan.
“Korban sudah membuat laporan, kita masih penyelidikan. Pelapor saat itu akan berangkat bekerja di daerah Bekasi. Beliau satpam di pabrik wilayah Bekasi,” ujar Robby.
Menurutnya, peristiwa begal itu terjadi pada Sabtu (11/4/2026) dini hari saat korban dalam perjalanan menuju tempat kerjanya. Di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
“Setiba di lokasi kejadian, pelapor dipepet dan diberhentikan oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario. Saat itu pelaku menodongkan senjata tajam jenis celurit ke arah tubuh pelapor,” jelasnya.
Karena takut dan tidak berani melawan, korban akhirnya menghentikan kendaraannya dan menyerahkan sepeda motor beserta kunci kontak kepada pelaku. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri.
“Pelaku melarikan diri ke arah Bojong Kulur dan meninggalkan pelapor di lokasi kejadian,” tambahnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku serta memburu keberadaannya.