berita

APBN Kuartal I 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Menkeu Tegaskan Sesuai Desain Fiskal

Selasa, 7 April 2026 | 14:18 WIB
APBN Kuartal I 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Menkeu Tegaskan Sesuai Desain Fiskal
  • Kepabeanan dan cukai: Rp67,9 triliun

  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp112,1 triliun

  • Hibah: Rp100 miliar

  • Meski mengalami pertumbuhan, pendapatan negara masih belum mampu menutup lonjakan belanja yang terjadi pada periode awal tahun.

    Strategi Defisit untuk Stabilitas Ekonomi

    Purbaya menjelaskan bahwa desain APBN yang defisit merupakan strategi fiskal yang umum digunakan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan.

    Menurutnya, belanja negara memang dirancang agar terserap merata sepanjang tahun, sementara pendapatan cenderung terkumpul secara bertahap.

    “Kita monitor terus selama setahun akan seperti apa pendapatannya dan belanjanya. Jadi kita berhati-hati dalam hal ini,” katanya.

    Pemerintah memastikan akan menjaga defisit tetap dalam batas aman sesuai target APBN 2026, sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara di tengah dinamika ekonomi global.

    Halaman:

    Terkini