“Setelah gugatan di Pilkada 2024 dicabut, kami menunggu penetapan kepala daerah oleh KPU. Semoga setelah dilantik, program kerja 100 hari bupati dapat segera dijalankan,” ujarnya.
Sastra menyoroti kemenangan pasangan kepala daerah terpilih yang meraih 72% suara, mencatat sejarah baru di Kabupaten Bogor dengan total pemilih mencapai 1,6 juta. Ia optimistis bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah akan membawa dampak positif.
“Dengan Presiden RI yang tinggal di Kabupaten Bogor dan gubernur satu partai dengan bupati terpilih, kita punya peluang besar untuk menarik anggaran APBN demi mempercepat pembangunan di 40 kecamatan,” katanya.
Sastra juga menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung program pemerintah daerah yang bertujuan mengatasi keterlambatan pembangunan beberapa tahun terakhir.
“Kami berharap tahun 2025 menjadi momentum percepatan pembangunan, membawa Kabupaten Bogor menjadi lebih maju dan istimewa,” tutupnya.