berita

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kemacetan Jalur Puncak, Fokus Pelebaran Jalan dan Penertiban Bangunan Liar

Jumat, 6 Juni 2025 | 20:59 WIB
Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kemacetan Jalur Puncak, Fokus Pelebaran Jalan dan Penertiban Bangunan Liar

Hal serupa terjadi di Jalan Pasir Angin. Meskipun mulut simpang memiliki lebar 16 meter, kondisi akses masuk yang curam menyebabkan perlambatan kendaraan. Selain itu, lebar jalan yang menyempit dari enam meter menjadi empat meter memperparah kemacetan.

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) juga menjadi salah satu penyebab utama terganggunya arus lalu lintas.

Sebagai solusi, Dishub merekomendasikan penghapusan trotoar di mulut simpang Pasir Angin untuk mendukung pelebaran jalan, serta pelebaran mulut simpang dekat Masjid Nurul Huda hingga delapan meter dari bahu jalan.

Pelebaran juga akan dilakukan di Jalan Pusdik Polri yang saat ini hanya memiliki lebar lima meter. Dishub menyarankan agar jalan ini diperluas hingga delapan meter, termasuk penertiban bangunan liar di sekitar simpang tersebut.

Upaya ini merupakan bagian dari program besar Pemkab Bogor dalam menata kawasan wisata Puncak agar lebih ramah wisatawan dan bebas dari kemacetan. Kawasan Puncak merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, yang setiap akhir pekan selalu dipadati kendaraan dari Jabodetabek dan sekitarnya.

"Dengan penataan infrastruktur dan penertiban area publik secara menyeluruh, kami berharap kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama wisatawan bisa diatasi secara bertahap," pungkas Rudy.

Halaman:

Terkini