Tantangan dan Harapan ke Pemerintah Daerah
Seiring meningkatnya kunjungan wisata, kawasan Weturlely menghadapi ancaman degradasi lingkungan. Oleh karena itu, Yayasan Sor Silai menyerukan agar pemerintah daerah:
Menetapkan Weturlely sebagai kawasan strategis agroforestri dan ekowisata,
Menyusun kebijakan perlindungan sumber air dan kemudahan akses,
Menyediakan pelatihan pengelolaan wisata dan pengolahan hasil hutan,
Menjadikan Weturlely sebagai pusat edukasi lingkungan untuk sekolah dan komunitas.
Sekretaris Desa Latdalam, Ruben A. Marian, turut menyampaikan harapan besar agar kawasan ini mendapat perhatian dan investasi berkelanjutan dari pemerintah daerah.
Dukungan Moril: Lingkungan adalah Tanggung Jawab Iman
Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol Wilhelmus Bernard Minanlarat menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah bagian dari iman dan tanggung jawab sosial.
“Aku menanam, Apolos menyiram, tapi Tuhan yang memberi pertumbuhan. Lingkungan yang bersih adalah bagian dari iman kita,” ucapnya mengutip teks Alkitab.
Sementara Somalay Batlayery mewakili Pemkab Tanimbar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis wisata dan lingkungan.
Komitmen: Dari Weturlely untuk Tanimbar yang Hijau
Penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, tapi awal dari gerakan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta mengangkat bibit pohon sambil menyerukan:
“Mari menanam pohon untuk anak cucu kita. Salam Hutan Lestari!”