• Senin, 12 Oktober 2026

AHY Hadiri Kerapan Sapi Piala AHY di Bangkalan, Tegaskan Pelestarian Budaya Madura Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 3 Agustus 2026 | 13:34 WIB
AHY Hadiri Kerapan Sapi Piala AHY di Bangkalan, Tegaskan Pelestarian Budaya Madura Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Daerah
AHY Hadiri Kerapan Sapi Piala AHY di Bangkalan, Tegaskan Pelestarian Budaya Madura Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Daerah

BANGKALAN, MAHATVA.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus penggerak sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Kerapan Sapi Piala AHY yang digelar di Stadion Kerapan Sapi R.P. Moch. Noer, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).

Ajang budaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat serta mendapat sambutan antusias ribuan masyarakat Madura.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Anggota DPR RI Komisi XII Hasani Zubair, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, serta Bupati Bangkalan Lukman Hakim.

Dalam sambutannya, AHY menyampaikan bahwa Kerapan Sapi merupakan salah satu warisan budaya Nusantara yang memiliki nilai sejarah, tradisi, dan identitas yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

"Kerapan Sapi bukan sekadar perlombaan adu cepat sapi, tetapi merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama," ujar AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai, pelestarian budaya lokal menjadi semakin penting di tengah arus modernisasi agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur.

Menurut AHY, kegiatan budaya seperti Kerapan Sapi juga memiliki dampak strategis terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat karena mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan berbagai sektor usaha lokal.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan penyelenggaraan Kerapan Sapi menjadi bukti bahwa tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tetap memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat Madura.

"Kerapan Sapi bukan hanya kebanggaan masyarakat Madura, tetapi juga aset budaya yang harus terus kita rawat bersama. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan ini sehingga tradisi leluhur tetap hidup dan semakin dikenal oleh masyarakat luas," kata Lukman.

Ia menjelaskan, setiap penyelenggaraan event budaya mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui meningkatnya aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, pelaku usaha kuliner, hingga sektor jasa yang melayani ribuan pengunjung.

Menurutnya, pengembangan pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memperkuat ekonomi lokal tanpa meninggalkan identitas budaya Madura.

Melalui penyelenggaraan Kerapan Sapi Piala AHY, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap budaya khas Madura semakin dikenal secara nasional, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperkuat posisi Bangkalan sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Timur.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat melalui peningkatan aktivitas perdagangan, jasa, dan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X